Keterangan Gambar

Subhanallah, Obat HIV AIDS Ditemukan Pada Lebah

HIV merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh yang keberadaannya dikenal dapat membahayakan manusia karena virus ini menyerang sistem kekebalan/imunitas tubuh, yang menyebabkan tubuh menjadi lemah dalam melawan infeksi dan penyakit. HIV ini juga dikenal sebagai penyebab penyakit AIDS.
Virus ini sempat sangat meresahkan bagi penderita dan terutama masyarakat Indonesia, apalagi menimbang bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki penderita HIV ketiga terbanyak di dunia, setelah China dan India (id.wikipedia.org). Sejak diidentifikasinya virus ini sempat beredar kabar bahwa HIV ini belum ditemukan obatnya bahkan sempat diklaim bahwa HIV tidak memiliki penawar.
Pada saat ini, telah banyak beredar obat-obatan untuk penanganan HIV ini, pada umumnya obat-obatan tersebut faktanya berkemampuan untuk memperlambat/menghambat perkembangan virus, bukan menghancurkan virus HIV tersebut.
Pembuktian Ilmiah tentang Klaim Sengat Lebah Mampu Menghancurkan Virus HIV
Merujuk dari dasar penelitian dari Universitas di St.Louis, Washington University School of Medicine dalam jurnal yang berjudul “ Antiviral Theraphy” bahwa :
“nanopartikel yang mengandung rancun lebah/bee venom melittin mampu “menghancurkan” Human Immunodificiency Virus (HIV).”
Menurut penelitian, ada zat yang mampu menghancurkan & mengobati virus HIV, terdapat dalam kandungan racun lebah/bee venom yang disebut dengan melittin. “Melittin” ini merupakan salah satu kandungan yang terdapat dalam racun lebah yang menjadi bahan utama penghancur virus HIV. 
Melittin merupakan racun kuat yang ditemukan di tubuh lebah yang mampu membuat lubang pada dinding HIV. Setelah melittin masuk ke dalam aliran darah pasien, melittin ini akan mengejar dan membunuh sel-sel yang tidak sehat (yang terkena virus HIV) lalu menghancurkan virus tersebut, tanpa merusak sel-sel sehat yang ada disekitarnya. Selain itu, nanopartikel yang mengandung melittin memiliki sifat anti kanker dan memiliki kapasitas untuk membunuh sel tumor.
Bagaimana cara menyalurkan/memberi “melittin” kedalam tubuh penderita HIV?
Sengat lebah adalah cara untuk menyalurkan nano molekuler (yang terkandung melittin) ke dalam darah penderita. Satu kali sengatan lebah akan mengeluarkan nano molekul yang langsung masuk ke dalam aliran darah. Kemudian zat atau bahan aktif ini yang memburu sel-sel yang telah terpapar virus HIV , sekaligus membunuhnya tanpa merusak sel-sel normal atau sel-sel sehat disekitarnya. 
Jadi, Sel HIV ini akan dikejar dan dibunuh namun tidak akan berpengaruh terhadap sel lainnya. Yang diserang oleh melittin ini hanyalah sel-sel yang abnormal saja, yaitu sel-sel yang telah terkena virus HIV.

Perbedaan Pengobatan HIV dengan Terapi Sengat Lebah
Pada umumnya, obat-obatan yang ada saat ini berkemampuan untuk menghambat atau memperlambat virus HIV tersebut untuk bereplikasi atau berkembangbiak, tetapi mellitin yang terdapat dalam tubuh lebah ini langsung menyerang bagian penting dari struktur virus tersebut, dan menghancurkan virus HIV tsb. Bahkan beberapa sumber mengatakan bahwa pengobatan saat ini, untuk beberapa kasus, tidak mampu menghentikan virus HIV yang mulai menginfeksi. Beberapa jenis virus HIV telah menemukan cara untuk menghindari obat penghambat replikasi, dan tetap berproduksi.
Kesimpulan Kinerjanya sebagai berikut :
Melittin (dalam racun lebah) ------( disalurkan ke dalam aliran darah penderita HIV melalui terapi sengatan lebah---(Melittin masuk ke dalam aliran darah penderita melalui sengatan lebah tsb---(Kemudian melittin memburu sel-sel yang tidak normal yaitu sel-sel yang sudah terinfeksi virus HIV, lalu menghancurkannya, tanpa merusak sel-sel normal disekitarnya.
Untuk saat ini, ratusan dokter di Jerman sudah mulai menerapkan terapi sengat lebah untuk mengobati pasiennya. Bahkan di Amerika, Menyadari bahwa sengatan lebah melalui bee venom/racun lebah pada tubuh lebah yang memiliki kemampuan dahsyat untuk menghancurkan virus pada sel-sel yang abnormal pada tubuh, khususnya virus HIV. Di Indonesia saat ini, kami juga menangani beberapa pasien HIV melalui terapi sengat lebah. Alhamdulillah, setelah menjalankan terapi, berdasarkan hasil pemeriksaan lab terbaru, pasien kini telah dinyatakan negative terhadap HIV. Artinya, tubuh pasien sudah dinyatakan normal dan terbebas dari HIV. Maha besar Sang Pencipta, yang telah memberi kesembuhan dan menurunkan  penawar penyakit ini.


Untuk menjalankan terapi, diperlukan beberapa tehnik khusus, diantaranya pasien harus dipastikan apakah alergi atau tidak terhadap sengatan, atau tes tekanan darah untuk menjalani terapi jika diperlukan. dll. Sambil menjalankan terapi, kami juga merekomendasikan beberapa produk lebah untuk dikonsumsi pasien untuk membantu proses pengobatan agar lebih optimal. Untuk informasi selengkapnya, dapat menghubungi kontak yang tertera pada web kami.

Salam Sehat

Bee Health

with

www.dokterlebah.com




Referensi
www.alodokter.com "HIV AIDS" . http://www.alodokter.com/hiv-aids

id.wikipedia.org "HIV" . https://id.m.wikipedia.org/wiki/HIV

Ayik. "Sengat Lebah Diklaim Sanggup Hancurkan Virus HIV/AIDS." Dream.co.id .
Kamis, 30 Juli 2015 08:29 . http://m.dream.co.id/your-story/sengatan-lebah-cara-baru-obati-virus-hivaids-150729b.html

Sumiyati. " Ternyata, Sengatan Lebah Bisa Sembuhkan HIV/AIDS." . www.viva.co.id . Selasa, 14 Juli 2015 . http://m.log.viva.co.id/news/read/650184-ternyata--sengatan-lebah-bisa-sembuhkan-hiv-aids

ERWIN Z. " Sengatan Lebah Untuk Obat AIDS." pejuangislam.com. 28 September 2014. http://www.pejuangislam.com/main.php?prm=berita&var=detail&id=624


Previous
Next Post »